Dosen STAINU Terbitkan Buku Fikih Haid

Share

Temanggung, stainutmg.ac.id – Buku karangan dosen STAINU Temanggung yang juga Katib Syuriah PCNU Temanggung KH. Muhammad Syakur AH., MH., atau Gus Syakur yang berjudul "Fikih Haid: Ilustrasi dan Permasalahannya" yang terbit Juli 2020 menjadi salah satu referensi bagi santri di wilayah Temanggung, Jawa Tengah. Buku ini bukan tipe buku berat karena dikemas dengan mudah dan langsung inti pada problem dam solusi atas masalah seputar haid.

Hal itu terungkap di berbagai agenda saat penulis secara langsung berdiskusi di forum bahtsul masail LBM PCNU Temanggung maupun secara personal memberikan buku itu kepada para pengasuh pondok pesantren. Seperti Pengasuh PP As Sunniyah KH. Labib dan Pengasuh PP Ar Riyadl KH. Misbah yang sudah memiliki buku tersebut.

Dijelaskan Gus Syakur di dalam prakata, bahwa agama Islam dengan syariatnya telah mengatur segala aspek kehidupan, termasuk pribadi kaum hawa. Tanpa mereka sadari aturan syariat yang seakan banyak mengekang dan membatasi mereka justru sebenarnya merupakan perhatian yang lebih dari agama ini terhadap kaum wanita. 

"Di antara hal yang menjadi perhatian syariat Islam terhadap diri wanita adalah permasalahan haid. Di masyarakat umum haid dikenal dengan istilah menstruasi. Kebiasaan yang alami ini oleh mereka hanya dihubungkan dengan kesehatan semata, padahal dalam Islam masalah haid sangatlah erat hubungannya dengan Ibadah. Oleh karenanya, seorang muslimah harus mempunyai pengetahuan ekstra tentang masalah ini, karena nantinya akan berkaitan dengan masalah salat, puasanya dan ibadah-ibadah yang lain," jelas Gus Syakur, Ahad (16/8/2020).

Menurutnya, di dalam buku terbitan CV. Pilar Nusantara tersebut, dibahas tentang haid, nifas dan istihadlah serta kasus-kasus pelik yang kadang luput dari perhatian kita. "Untuk lebih memudahkan memahaminya, sengaja penulis cantumkan ilustrasi sebagai pendukung," lanjutnya.

Buku ini, mengacu pada karya-karya ulama salaf dari kitab-kitab yang mu’tabar di lingkungan mazhab Syafi’i dalam rangka usaha penulis untuk ikut serta dalam tebar ilmu dan khususnya mengambil berkah dari ilmu dan ulamanya.

"Harapan penulis, semoga buku ini bermanfaat dan menjadi tabungan pahala yang mengalir tak ada putusnya, untuk diri penulis, guru dan kedua orang tua yang dengan sebab mereka buku ini bisa terwujud," harapnya.

Pihaknya juga merencanakan penerbitan buku dengan tema lain, karena dorongan untuk menyediakan bahan bacaan yang mudah dipahami dan sasarannya tidak hanya kalangan pesantren, namun juga masyarakat luas. (*)

Add Comment