STAINU Temanggung Sukseskan Seminar Badan KESBANGPOL Provinsi Jawa Tengah

Share

 

Magelang, stainutmg.ac.id – Mahasiswa STAINU Temanggung Sukseskan Seminar Pemahaman Nilai-Nilai Sejarah & Perjuangan Bangsa oleh Badan KESBANGPOL Provinsi Jawa Tengah di Aula Hotel Safira Magelang pada Senin (9/9/2019).

Pada kesempatan itu hadir jajaran pimpinan Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (KESBANGPOL) Provinsi Jawa Tengah, Prof Dr. Wasino, M. Hum Pembicara Utama dari Universitas Negeri Semarang yang diwakili K.Anwar, M.Pd, serta Peserta Seminar dari kalangan Dosen dan Mahasiswa.

Atik Surniyati, M.Si Kepala Bidang Ideologi dan Kebangsaan mewakili Kepala Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah. Dalam sambutanya beliau berharap generasi muda mengingat sejarah perjuangan bangsa.

“Sebagai penerus tonggak sejarah bangsa, generasi muda harus memiliki semangat dalam berjuang, pemuda juga perlu mengetahui sejarah perjuangan bangsa dan tetap menjaga Pancasila.”

“Kita perlu waspada, jangan terlarut, dan tidak salah langkah dalam melangkah. Mahasiswa yang hadir pada kesempatan ini adalah calon kader pemimpin bangsa, beliau berharap semua mahasiswa yang hadir mampu meneruskan informasi kepada mahasiswa di kampus masing-masing. Selepas memberikan sambutan, beliau membuka acara tersebut.

Andrian Gandi W, M.Pd Dosen STAINU Temanggung yang turut hadir dan mendampingi mahasiswa STAINU Temanggung.

Beliau mengungkapkan “nilai-nilai sejarah yang dimiliki Bangsa Indonesia, diharapkan dapat menjadi inspirasi yang dapat dimanfaatkan seluruh komponen bangsa, khususnya mahasiswa STAINU Temanggung dalam menghadapi tantangan masa depan untuk Indonesia yang lebih baik.”

Sementara itu, Wahyu Egi Widayat, Ketua BEM STAINU Temanggung “Generasi muda terutama mahasiswa harus memperjuangkan nilai-nilai sejarah dalam perjuangan berdirinya negara Indonesia”.
.
Lanjutnya, era saat ini, kalimat yang diucapkan Bung Karno tentang jangan pernah melupakan sejarah sudah mulai luntur di mata masyarakat. Sebab, banyak faktor yang membuat sejarah bangsa Indonesia dilupakan. Banyak dari masyarakat telah terdoktrin dengan ideologi-ideologi yang dapat meruntuhkan negara. Sehingga, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia akan hancur.

“Oleh karena itu, generasi muda harus membentengi ideologi pancasila dari gempuran dan hantaman musuh” tegasnya.

‘Bung Karno pernah mengatakan bahwa dengan 10 pemuda dapat mengguncang dunia. Sehingga kalimat tersebut harus tertanam dalam diri setiap pemuda untuk selalu menyalakan sumbu semangat meledakkan gerombolan musuh negara. Jangan sampai Indonesia runtuh karena Ideologi pancasila diganti dengan Ideologi tidak jelas sejarahnya.” (gand)

Add Comment