Masjid Harus Menjadi Pusat Peradaban

Share


Kedu, stainutmg.ac.id – Masjid sejak zaman Rasulullah SAW  menjadi pusat peradaban selain sebagai tempat peribadatan. Masjid  menjadi tempat subur berkembangnya nilai-nilai dan kebudayaan masyarakat. Demikian ditegaskan KH. Ahmad Muhdzir kepala kantor Kementerian Agama kabupaten Temanggung dihadapan jamaah shalat Jumat di Masjid Baitul Muttaqien Sepikul 26/3/2021.

Selanjutnya Ahmad Muhdzir mengimbau "masjid Baitul Muttaqien yang megah ini harus menjadi tempat yang subur untuk kemajuan masyarakat. Programnya harus berorientasi kepada kegiatan sosial tidak semata mata ibadah saja" ungkapnya.

Dalam kesempatan itu juga hadir DANDIM 0706, KABAG KESRA dan sejumlah pejabat kecamatan Kedu.

DANDIM 0706 LETKOL Kurniawan juga berharap agar kegiatan makan siang Jumat berkah ini mampu menghadirkan suasana kekeluargaan, kebersamaan dan kepedulian masyarakat pihaknya sangat mendukung kegiatan ini, diharapkan juga dapat ditiru oleh masjid lain.

Dalam acara  makan siang gratis  yang digelar setelah shalat Jumat itu Kankemenag, DANDIM 0706 dan KABAG KESRA juga mendapat cinderamata dari manajemen Masjid Baitul Muttaqien Sepikul.(NM).

Add Comment