Sivitas STAINU Sudah Tervaksin Covid-19 Dosis Kedua

Share

Temanggung, stainutmg.ac.id – Sejumlah pejabat, dosen dan karyawan STAINU Temanggung sudah tervaksin. Untuk vaksin corona dosis pertama terlaksana di kantor PD BPR BKK Temanggung Jl. Suyoto No.3A, Rolikuran, Kertosari, Kecamatan Temanggung, Kabupaten Temanggung, pada Rabu (24/3/2021). Sedangkan vaksin dosis kedua terlaksana di Pendopo Pengayoman Temanggung pada Rabu (7/4/2021).

Seperti yang dikutip dari Kompas.com pada 1 Februari 2021 lalu, Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 Reisa Broto Asmoro menjelaskan vaksinasi covid-19 dengan menggunakan Coronavac, vaksin produksi Sinovac, perlu dilakukan dua kali dengan jeda minimal 14 hari. 

Tujuannya adalah peningkatan dosis dilakukan dengan vaksinasi kedua untuk mengoptimalkan imunisasi di dalam tubuh. Maka kita wajib untuk melaksanakan penyuntikan pada dosis kedua untuk dapat menghasilkan kekebalan yang optimal yang dibangun oleh tubuh. Sehingga imunitas semakin kuat melawan covid-19.

Sementara itu, Wakil Ketua II Bidang Keuangan, Umum dan SDM Khamim Saifuddin mengatakan bahwa pelaksanaan vaksin tersebut dilaksanakan sesuai program pemerintah yang secara teknis dikoordinasikan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung.

"Program vaksinasi ini dari pemerintah yang mempriotitaskan institusi pendidikan termasuk STAINU Temanggung. Harapannya agar kita sudah mendapat jaminan secara medis dan mengurangi risiko penularan covid-19," beber dia.

Wakil Ketua I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan STAINU Temanggung Hamidulloh Ibda menambahkan bahwa vaksinasi pada pejabat, dosen dan karyawan STAINU Temanggung itu menurutnya menjadi dasar untuk persiapan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). "Alhamdulillah sudah tervaksin. Untuk ke depan, kami akan berkoordinasi dan menunggu perkembangan untuk pembelajaran tatap muka," bebernya.

Untuk sekolah atau madrasah di bawah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sebelumnya telah dijelaskan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, pada tahap pertama atau rintisan, uji coba dilakukan pada 5 April 2021 yaitu 35 SMP, 35 SMA, 35 SMK, dan 35 MA yang ada di Jawa Tengah. Uji coba PTM belum dilakukan di tingkat SD, TK, dan PAUD, atas dasar masukan dari sejumlah ahli.

Sejumlah sekolah dan madrasah di Kabupaten Temanggung sendiri sudah melaksanakan PTM mulai 5 April 2021 kemarin meski baru piloting yakni SMKN 1 Temanggung, SMPN 2 Temanggung, SMAN 1 Parakan, MAN Temanggung dan MTsN Parakan.

Untuk di kabupaten/kota menyesuaikan kebijakan lokal dan menunggu vaksinasi selesai. "Karena kita di bawah koordinasi Kopertais X Wilayah Jawa Tengah, kita masih menunggu kebijakan yang ada untuk siap perkuliahan. Tapi untuk SDM kami alhamdulillah sudah tervaksin tahap kedua," bebernya. (*)

Add Comment